Rabu, 15 Oktober 2025 — Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (BINTALSIKDIS) yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Pertambangan angkatan 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Dosen Pertambangan, Dian Eka Aryanti, dengan dukungan mahasiswa Teknologi Pertambangan angkatan 2024 sebagai panitia pelaksana. Kegiatan diawali dengan latihan baris-berbaris dan pemanasan singkat selama lima menit sebagai sarana membangun semangat, kekompakan, serta kesiapan fisik peserta. Setelah itu, masing-masing angkatan menugaskan dua orang perwakilan untuk mengikuti sesi interaktif yang telah disiapkan.
Agenda dilanjutkan dengan sesi berbagi (sharing session) bertema “Mengenal dan Mengembangkan Potensi Diri.” Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya mengenali minat, bakat, serta karakter pribadi sebagai langkah awal dalam mengoptimalkan potensi diri. Beberapa mahasiswa turut menyampaikan refleksi mengenai kelebihan dan kekurangan diri masing-masing, khususnya dalam aspek manajemen waktu, kemampuan komunikasi, serta kedisiplinan.
Dalam pemaparannya, Dian Eka Aryanti menekankan bahwa kegiatan BINTALSIK bukan hanya tentang pembentukan fisik dan disiplin, tetapi juga pembinaan karakter yang berkelanjutan. “Pembinaan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran diri mahasiswa untuk mengenal potensi dan keterbatasannya sejak dini. Dengan begitu, mereka dapat berproses menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan berintegritas tinggi,” ujar Dian.
Dian juga menekankan enam poin penting dalam pengembangan potensi diri, yakni: Mengenali kelebihan dan kekurangan diri sebagai kunci dalam menemukan potensi pribadi. Kedua menetapkan tujuan hidup secara jelas dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).Ketiga, membentuk kebiasaan positif secara konsisten melalui tindakan nyata, seperti melatih disiplin bangun pagi setiap hari. Keempat, menanamkan keyakinan untuk terus berkembang dan tidak membatasi diri. Kelima, mencari mentor atau panutan yang dapat menjadi pembimbing dan sumber inspirasi. Terakhir keenam, melakukan pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) sebagai bagian dari proses pengembangan diri.
Salah satu peserta, Rizky Pratama (mahasiswa angkatan 2025) mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Kegiatan BINTALSIK memberikan banyak pelajaran tentang mengenal diri dan bagaimana membangun kebiasaan disiplin. Kami jadi lebih sadar bahwa pengembangan diri tidak hanya tentang akademik, tapi juga tentang karakter dan komitmen pribadi,” tuturnya. Kegiatan ditutup dengan sarapan bersama berupa bubur kacang hijau yang menjadi simbol kebersamaan dan semangat kekeluargaan di antara mahasiswa.
Melalui kegiatan BINTALSIKDIS ini, mahasiswa Teknologi Pertambangan tidak hanya dibina secara fisik, tetapi juga diperkuat secara mental dan karakter. Diharapkan kegiatan ini dapat membentuk mahasiswa yang berdisiplin tinggi, berkarakter kuat, serta memiliki kesadaran diri untuk terus mengembangkan potensi akademik maupun personal di masa mendatang.



