WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Mahasiswa Teknologi Metalurgi Perdalam Proses Ekstraksi Tembaga dan Besi Melalui Praktikum Hidrometalurgi

11 September 2025

Bandung – Mahasiswa Program Studi Teknologi Metalurgi angkatan 2024 melaksanakan praktikum hidrometalurgi dengan fokus pada proses pelindian tembaga dan besi. Praktikum ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami tahapan ekstraksi logam, sekaligus membandingkan efektivitas metode pelindian yang umum digunakan dalam industri.

Selama kegiatan, mahasiswa dibagi ke dalam tiga kelompok dengan perlakuan berbeda. Kelompok A melakukan pelindian menggunakan air setelah melalui proses roasting. Kelompok B melakukan pelindian dengan larutan HCl tanpa roasting, sedangkan Kelompok C menggunakan larutan H₂SO₄ tanpa roasting. Dengan variasi ini, mahasiswa dapat mengamati secara langsung bagaimana perbedaan perlakuan awal maupun jenis pelarut memengaruhi hasil akhir proses.

Proses pelindian sendiri dilakukan dengan tujuan mengekstrak logam yang diinginkan melalui metode hidrometalurgi secara selektif. Agar suatu logam dapat dilindi, maka unsur logam tersebut harus berada dalam bentuk yang mampu larut dalam reagen. Secara termodinamika, kondisi keasaman (pH) dan potensial larutan (Eh) menjadi faktor penentu keberhasilan proses, yang dapat dijelaskan melalui Diagram Pourbaix tembaga sulfida. Oleh karena itu, dalam praktikum ini mahasiswa juga belajar mengukur nilai ORP (Oxidation Reduction Potential) dan pH larutan, dua parameter penting yang harus dijaga agar produk tembaga dan besi yang dihasilkan sesuai dengan daerah kestabilan Cu pada diagram tersebut.

Selain itu, mahasiswa juga dilatih untuk mengamati perubahan fisik sampel, mengukur konsentrasi larutan hasil pelindian, serta menyusun alur proses mulai dari persiapan sampel, roasting, pelindian, hingga pemisahan padat-cair. Melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa semakin memahami bahwa keberhasilan pelindian tidak hanya ditentukan oleh jenis pelarut, tetapi juga oleh kestabilan kondisi proses yang dikendalikan dengan tepat. Dosen Praktikum Hidrometalurgi Dr.mont. Imelda Hutabarat, ST., MT bersama Fasilitator Laboratoium Metalurgi Andini, ST, Aloysius Gonsaga, A.Md., dan Nabilah Ainayah, A.Md memimpn dan membimbing mahasiswa dalam pelaksnaan praktikum.

Praktikum ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman mahasiswa dalam menghubungkan teori dengan praktik, sekaligus menanamkan keterampilan dasar yang akan menjadi bekal penting ketika mereka menghadapi tantangan nyata di industri ekstraksi logam maupun penelitian lanjut di bidang metalurgi