Sebagai tindak lanjut implementasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) Kementerian ESDM dengan CNGR Advanced Material Co.,Ltd. (PT CNGR), Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (KESDM) diundang untuk meninjau Pabrik Precursor CNGR Basis Industri NingXiang di Tiongkok pada tanggal 15 – 18 Juni 2025. Delegasi KESDM dipimpin langsung oleh Direktur Jendral Mineral dan Batubara Dr. Ing. Tri Winarno, ST., MT., didampingi Sekretaris Ditjen Mineral Dr. Siti Sumilah Rita Susilawati, ST., MSc., Cecep Mochamad Yasin, ST., M.Minres dan Kepala Bagian Umum Ardhi Krisnanto, ST. Direktorat Jendral Mineral dan Batubara (DITJEN MINERBA). Selain itu dari Sekretariat Jenderal juga hadir Analis Sumber Daya Manusia R.R. Nur Widyasari, SH., MH. dan Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Atena Falahti, S.Kom., M.A. Sedangkan dari BPSDM ESDM diwakili Direktur PEP Bandung Dr. mont. Imelda Hutabarat,ST.,MT., Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM Ani Maliani, ST., MT. dan Sub Koordinator Kerjasama Milan Nainggolan, S.Si., M.A. Selain melakukan kunjungan juga untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap 13 (tiga belas) aparatur KESDM yang menerima beasiswa Program S2 Metalurgi pada Central South University (CSU) di kota Changsha Tiongkok.
Pada kunjungan ini dari Tim CNGR diwakili Wakil Presiden Liu Yi, Wakil Presiden CNGR China dan Presiden CNGR Rare and Preciuos Materials Zhu Jian Gang Asisten Presiden CNGR Indonesia Chen Hailei, Wakil General Manager Public Relation Magdalena Veronika, Public Relation Department Senior Manager Ewa Miftahuddin, dan Public Relation Department Manager Aisyah Jasmine Yogaswara.
Pada kunjungan industri ini ditunjukkan fasilitas pemurnianPrecursor dengan bahan baku nikel matte menjadi logam-logam berharga yang menggunakan teknologi hidrometalurgi dan elektrometalurgi hingga dihasilkan precursor yaitu untuk bahan baku untuk baterei. Selain itu kunjungan juga dilakukan ke Pabrik CNGR Rare & Precious Material yang memproses anoda slime dan slag yang merupakan bahan by product proses peleburan tembaga dan logam lainnya untuk menghasilkan perak, perak nitrat, rhodium triodida, rhodum nitrat, iridium nitat, palladium nitat, dihydrogen hexahidroxyplatinate, dinitrodiammineplatinum ammoniacal, palladium chloride crystal, palladium chloride crystal, palladium chloride, platinum nitarate, chlorooplatinic acid, tetraamminepalladium sulfate crystal, tetraamminepalladium sulfate crystal, tetraaminedicholoropalladium crystal, tetraammine dichloropalladium crystal, palladium sulfat, tetraammine dichloropalladium crystal, palladium sulfat, tetraammine dichloropalladium (II), diammine dichloropalladium crystal, potassium, hexachloroplatina, potassium tetrachloroplatine (II), diaminedichloro palladium, potassium hexachloroplatina, dan potasium tetrachloroplatine (II).
Untuk menjalankan Pabrik CNGR Precursor dan Rare & Precious Material pabrik diperlukan sekitar 300 (tiga ratus) metalurgist, 600 teknisi, dan 1000 pekerja lapangan.
#pepbandung #mineral #nikel_matte #hidrometalurgi #cobalt #metalurgi #teknologi metalurgi #pep #bandung #sudirman623 #imeldahutabarat #hilirisasi #pnt #peningkatan_nilai_tambah #astacita #hilirisasi



