Bandung, 16 Mei 2025 – Program Studi Teknologi Geologi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung , telah melaksanakan kegiatan praktikum lapangan untuk empat mata kuliah yaitu Petrologi dan Petrografi, Geologi Struktur, Stratigrafi, dan Aplikasi Komputer Geologi. Praktikum ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Mei 2025, dengan lokasi utama di Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Rombongan praktikum diberangkatkan dari Kampus PEP Bandung pada pukul 06.00 WIB dan menempuh perjalanan sekitar empat jam menuju lokasi praktikum. Kegiatan ini diikuti oleh 58 mahasiswa angkatan 2024 dengan didampingi oleh 10 orang dosen dan fasilitator dari masing-masing mata kuliah.
Pemilihan lokasi Bantarujeg sebagai tempat praktikum didasari oleh karakteristik geologi yang sangat beragam dan unik. Wilayah ini dikenal memiliki struktur geologi berupa lipatan dan sesar yang jelas, serta keberadaan batuan beku hasil aktivitas vulkanik masa lalu yang diperkirakan berasal dari Gunung Tampomas dan Gunung Ciremai. Selain itu, daerah ini juga kaya akan batuan sedimen seperti perselingan batu pasir dan batu lempung, breksi vulkanik, konglomerat, serta batuan karbonatan yang terbentuk secara sekunder melalui presipitasi air bikarbonat.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami formasi batuan dan struktur geologi secara langsung di lapangan. Mahasiswa dilatih menggunakan alat-alat geologi seperti kompas geologi, serta melakukan kegiatan pemetaan lintasan, plotting, dan analisis singkapan geologi termasuk lipatan, patahan, pelapisan, dan kekar.
Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan oleh dosen penanggung jawab masing-masing mata kuliah, dilanjutkan dengan perjalanan ke lokasi pertama yaitu Sungai CIlutung yang merupakan bagian dari Formasi Halang. Pada malam harinya, mahasiswa melakukan pengolahan data dan presentasi awal di Balai Desa Cikidang.
Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan ekskursi di Sungai Cijurey. Di sungai ini, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan kegiatan measure section, yaitu pengukuran dan pencatatan data stratigrafi secara detail dari singkapan batuan disertai pengukuran strike & dip, azimut, dan slope. Lokasi ini juga memperlihatkan keragaman litologi serta struktur geologi yang kompleks, memberikan pengalaman langsung yang mendalam bagi para mahasiswa.
Kegiatan diakhiri pada hari ketiga dengan sesi presentasi kelompok. Masing-masing kelompok memaparkan hasil pengamatan dan interpretasi data geologi yang mereka peroleh selama kegiatan lapangan. Presentasi ini menjadi bagian penting dari evaluasi pembelajaran sekaligus diskusi ilmiah antara mahasiswa dan dosen pembimbing.
Melalui praktikum lapangan ini, diharapkan mahasiswa Teknologi Geologi tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung di lapangan sebagai bekal untuk menjadi geologist profesional di masa depan.



