Text
ESTIMASI SUMBERDAYA LOGAM TANAH JARANG DARI HASIL ANALISIS ICP-OES MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTING BLOK Y, KABUPATEN BELITUNG
Logam tanah jarang adalah Kelompok yang terdiri dari 15 unsur logam, yaitu Lanthanum (La), Cerium (Ce), Praseodymium (Pr), Neodymium (Nd), Promethium (Pm), Samarium (Sm), Europium (Eu), Gadolinium (Gd), Terbium (Tb), Dysprosium (Dy), Holmium (Ho), Erbium (Er), Thulium (Tm), Ytterbium (Yb), dan Lutetium (Lu), serta 2 unsur non-logam, yaitu Yttrium (Y) dan Scandium (Sc). Eksplorasi logam tanah jarang adalah proses pencarian dan identifikasi lokasi yang potensial untuk menghasilkan mineral yang mengandung logam tanah jarang. Proses ini melibatkan serangkaian kegiatan, seperti survei geologi, pemetaan geologi, dan pengeboran. Dikarenakan mineral pembawa logam tanah jarang sulit di identifikasi di lapangan perlu dilakukan analisis laboratorium menggunakan ICP-OES (Inductively Coupled Plasma – Optical Emission Spectrometry) untuk mengetahui unsur logam tanah jarang yang lebih representatif di lokasi penelitian. Lokasi penelitian berada di Blok Y, Kabupaten Belitung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah sumberdaya logam tanah jarang dan klasifikasi sumberdaya logam tanah jarang di lokasi penelitian. Metode yang digunakan adalah akuisisi data lapangan, analisis ICP-OES, verifikasi data hasil analisis, dan estimasi sumberdaya logam tanah jarang menggunakan metode Inverse Distance Weighting. Total sumberdaya logam tanah jarang di lokasi penelitian adalah 2.606.408 ton. Klasifkasi sumberdaya logam tanah jarang di lokasi peneltian adalah sumberdaya tertunjuk.
Tidak tersedia versi lain