Text
SEBARAN MINERAL DAN SIFAT BESI (Fe) LATERIT PADA BATUAN SERPENTINIT BLOK X PT SEBUKU IRON LATERIT ORES, KABUPATEN KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN
Sebuah penyingkapan batuan ultramafik yang sangat luas di Pulau Sebuku memiliki potensi untuk menghasilkan pembangkitan laterit, terutama pembangkitan laterit yang telah terbukti memiliki sumberdaya terbesar di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sebaran mineral dan sifat besi (Fe) Laterit pada batuan serpentinit di pulai sebuku Penelitian ini menggunakan observasi lapangan dan analisis laboratorium, seperti titrasi, analisis XRF, dan analisis petrografi. Endapan laterit daerah penelitian memiliki kedalaman antara sepuluh hingga lima belas meter. Zona Red Limonite memiliki kandungan besi 47,38% dengan komposisi mineral hematit, krisotil, goethite, garnet, dan diopside. Zona Yellow Limonite memiliki kandungan besi 50,1% dengan komposisi mineral hematit, gibsit, goethite, olivine, dan spinel. Zona Saprolit memiliki kandungan besi 16,2% dengan komposisi mineral hematit, krisotil, goethite, olivine, dan spinel. Dari semua data yang dikumpulkan dapat dikorelasikan menghasilkan peta geologi, korelasi kadar Fe, Al, Mg, dan Si dengan endapan laterit, dan hasil analisa Titasi Batuan dasar (Bedrock) daerah penelitian yaitu batuan peridotit yang sudah terserpentinisasi total menjadi serpentinite serpentinit dengan struktur mineral serpentin grup.
Tidak tersedia versi lain